Yakinlah Kemenangan Kaum Muslimin Pasti Akan Datang! (bagian 2)


Kaum Muslimin
[color=grey]ilustrasi cahaya[/color]

Yakinlah Kemenangan Kaum Muslimin Pasti Akan Datang!

Prev » Yakinlah Kemenangan Kaum Muslimin Pasti Akan Datang! (bagian 1)

Kita juga merasakan kesulitan dalam mendesain kehidupan ini hanya untuk mencari ridha Allah, saat dimana kebanyakan manusia ingin mencari keridhaan, restu kepada selain Allah. Oleh karena itu, pada bagian ayat berikutnya Allah memberikan hiburan kepada kaum muslimin.

“Demikian hari hari itu kami pergilirkan diantara manusia (agar memperoleh pelajaran) dan supaya Allah membedakan orang orang yang beriman (dengan orang orng kafir) dan supaya sebagian kamu dijadikanya (gugur sebagai) Syuhada, Allah tidak menyukai orang yang dzalim.” (QS Ali Imran ayat 140).

Terkadang, kaum beriman itu sedang naik di atas pada masa keemasanya, dan menduduki posisi strategis. Adakalanya jatuh terpuruk dan kaum kafir berjaya di dunia ini. Tentu kejayaan yang diraih selain kita adalah kejayaan semu.

Sementara kejayaan yang kita peroleh adalah kemenangan sejati. Kemenangan yang mencerahkan, menampakan cahaya kebenaran. Sebab kejayaan orang kafir itu tidak mendapatkan arahan, bimbingan dan petunjuk dari Allah. Sedangkan kejayaan umat Islam memperoleh restu dari Allah. Kejayaan kaum muslimin terjadi ketika kita menyaksikan kembalinya kekuasaan Allah di dunia ini. Secarade juredande facto (secara syar’i dan kauni).

Fiqih pergiliran dan perguliran zaman adalah sebuah kenyataan sejarah kehidupan manusia yang patut kita jadikan renungan secara mendalam. Timbul tengelamnya bangsa di muka bumi ini memiliki maksud sepesifik di mata Allah. Agar ia mengetahui siapa diantara kita yang benar benar beriman dan diambil sebagian komunitas itu sebagai syuhada.

“Barang siapa yang memperhatikan umat-umat sepanjang sejarah maka ia akan mendapatkan pelajaran bahwa obor peradaban berpindah dari bangsa satu ke bangsa lain, dari satu tangan ke tangan lain. Sesunguhnya perputaran saat ini adalah milik kita. Bukan melawan kita,” kata Hasan al Banna.

Barat memegang kendali kepemimpinan dunia, akan tetapi ia tidak amanah. Bahkan mengalami kebangkrutan norma, melampaui keadilan, mementingkan kekuatan dari kebenaran, materi atas rohani, benda atas manusia. Merupakan keajaran bila obor peradaban harus berpindah ke tangan lain.

Kesadaran kita terhadap prinsip mendasar (mabda asasi) ini harus melekat dalam totalitas kepribadian kita sebagai sosok Muslim, sosok yang memposisikan diri sebagai bagian dari elemen perubah. Supaya sedikit pun kita berpikir untuk memilih alternatif lain selain solusi dari Allah. Kalaupun orang lain tidak tahan, tidak sabar, kurang teguh menatapi tabiat perjalanan dakwah ini tidak mengurangi stamina fisik dan maknawiyah kita.

Kemenangan umat Islam pasti akan datang, cepat ataupun lambat. Karena tidak akan pernah terjadi kiamat sebelum berdiri khilafah di atas manhaj nubuwah.

Teruslah berjuang untuk menegakan kalimat Allah dan jangan pernah mundur meski hanya selangkah. Karena perjuangan kita akan menghasilkan sebuah keindahan di akhir hayat kita. Insya Allah. Wallahu ‘alam bish shawab.

source : voa-islam.com

Comments

  • No Comment Yet
Please login first for post a comment

Widget

Blogroll